Sumber informasi online

Data relevan dalam jumlah besar tersedia online, bahkan yang berkaitan dengan negara-negara yang kurang begitu jelas. Pemanfaatan mesin pencari (search engine) yang cenderung sederhana bisa memberikan akses ke berbagai perizinan, latar belakang beberapa perusahaan dan mengidentifikasi berbagai rute pasar. Namun, praktik yang baik terkait mencari kemana dan bagaimana cara mencarinya perlu diterapkan untuk memastikan bahwa semua kemungkinan peluang sudah habis ditelusuri.

Ketika pencarian awal membuahkan hasil temuan potensial menarik yang jumlahnya luar biasa banyak, penting untuk memanfaatkan istilah pencarian dengan cerdas agar bisa fokus pada informasi kunci. Pencarian bisa dibatasi hanya untuk hasil-hasil dari website lembaga pemerintah yang relevan, misalnya, atau terbatas hanya untuk hasil-hasil yang terdapat dalam jenis-jenis dokumen tertentu, seperti dokumen Excel  atau PDF. Pencarian juga bisa dikategorikan dalam kata sehingga hanya hasil-hasil yang memiliki nama perusahaan dan jenis perizinan tertentu yang muncul. Sebagian besar mesin pencari memiliki fitur ‘pencarian mutakhir’ (‘advance search’) untuk membantu, namun biasanya pembatasan pencarian juga bisa dilakukan dengan lebih mudah, yaitu dengan mengetik teks tambahan pada boks pencarian biasa (misalnya, dengan menambahkan ‘website: [nama domain]’ agar hasilnya terbatas hanya dari domain tersebut.

Merupakan hal yang penting untuk mengingat bahwa mesin pencari merupakan alat yang tidak sempurna. Beberapa informasi mungkin bisa diketemukan dalam suatu mesin pencarian, namun tidak ada di mesin yang lain, sehingga mungkin bermanfaat untuk mencoba beberapa mesin pencari. Konten ‘website tersembunyi’ (‘hidden web’) meliputi informasi yang bisa diakses hanya melalui pencarian pada website-website yang relevan (seperti informasi anggota pada website skema sertifikasi seperti FSC, atau database artikel-artikel lama pada website surat kabar), informasi yang hanya bisa diakses berdasarkan registrasi (seperti database resmi pemerintah mengenai rekam keuangan dan kepemilikan perusahaan), dan arsip-arsip halaman website lama. Merupakan hal yang tak kalah penting untuk mengingat bahwa informasi yang diperoleh secara online bisa saja tidak dapat dipercaya atau sudah tidak berlaku lagi.

Meskipun sumber-sumber informasi utama terkait perizinan atau perusahaan seringkali adalah website pemerintah, perusahaan, LSM dan pemberi sertifikasi, sumber online lainnya juga sama pentingnya atau lebih bernilai ketika menyangkut bentuk-bentuk informasi relevan yang berbeda. Misalnya, jika digunakan oleh perusahaan yang tertarik, syarikat perdagangan online (e-dagang) seperti Alibaba.com bisa menjadi sumber informasi yang sangat diperlukan. Ketika penelitian fokus mengenai suatu wilayah atau spesies tertentu, fokus tersebut juga bisa dimanfaatkan untuk mengidentifikasi beberapa target. Hal ini bisa menjadi tuntunan untuk investigasi tersembunyi ke dalam perdagangan [lihat Bagian 9]. Investigasi tersembunyi juga bisa dilakukan melalui platform media sosial. Walaupun media sosial seringkali menunjukkan hubungan dengan berbagai perusahaan, media tersebut lebih sering menunjukkan hubungan antar individu. Facebook dan LinkedIn terutama bisa menjadi alat yang sangat bernilai untuk mengidentifikasi koneksi antar individual. Dengan melakukan penelusuran ke arah eksternal, koneksi antar perusahaan, hubungan dagang dan bahkan korupsi bisa diidentifikasi.