Membangun profil perusahaan

Ketika suatu perusahaan sasaran yang diminati telah teridentifikasi, merupakan hal yang bermanfaat untuk mencari tahu sebanyak mungkin tentang perusahaan tersebut, termasuk informasi yang tampaknya tidak berhubungan atau tidak relevan dengan kegiatan-kegiatan khusus di sektor kayu. Hal ini bisa diterapkan ke berbagai perusahaan di setiap tahap rantai pasok.

Informasi ini harus disusun sebagai suatu profil perusahaan dalam suatu dokumen, yang bisa dikembangkan seiring dengan penemuan data. Suatu profil perusahaan bisa meliputi informasi berikut ini:

  • Dimana letak kantor perusahaan tersebut;
  • Seberapa besar perusahaan tersebut, dalam hal volume kayu yang ditangani, wilayah konsesi/izin penebangan yang dimiliki, atau pemasukan;
  • Siapa pemilik perusahaan tersebut, baik individu atau para pemegang saham;
  • Eksekutif atau manajer utama dalam perusahaan tersebut;
  • Perusahaan-perusahaan yang berafiliasi, terutama perusahaan-perusahaan induk;
  • Perusahaan-perusahaan atau wilayah-wilayah dimana perusahaan tersebut membeli dari dan menjual ke;
  • Koneksi-koneksi ke perusahaan-perusahaan atau individu lain, dengan fokus pada politisi;
  • Bagaimana perusahaan tersebut membiayai kegiatan operasionalnya. Misalnya, apakah perusahaan tersebut bergantung pada pinjaman dari bank atau instrumen keuangan lain.

Kebanyakan informasi yang dibutuhkan untuk membangun profil perusahaan bisa ditemukan melalui pencarian online [lihat Tool Box: Sumber informasi online]. Jika suatu perusahaan merupakan perusahan yang sahamnya tercatat, perusahaan tersebut akan menerbitkan informasi yang bermanfaat di pasar saham nasional atau dalam laporan-laporan tahunannya. Sumber-sumber online lainnya antara lain website perusahaan, laporan-laporan dari media (termasuk jurnal-jurnal finansial dan perdagangan), dokumen-dokumen pemerintah dan perizinan atau pasar online untuk produk-produk kayu. Dalam beberapa kasus, kemungkinan tidak banyak informasi online. Namun informasi juga bisa diperoleh selama kunjungan lapangan, terutama dengan mewawancarai komunitas atau para pekerja [lihat Kunjungan Lapangan]. Mewawancarai perusahaan-perusahaan lain yang beroperasi di sektor tersebut, baik secara terbuka maupun tertutup [lihat Investigasi rahasia] bisa menyingkap informasi. Beberapa perusahaan terkadang terbukti mau memberikan informasi mengenai kompetitor-kompetitor mereka.

Pemahaman, sebisa mungkin, akan sifat suatu perusahaan bisa memberikan petunjuk investigatif baru, terutama dalam hal rantai pasok. Pemahaman tersebut juga bisa mengungkap beberapa bentuk tindakan pelanggaran hukum yang berbeda. Di beberapa negara, misalnya, merupakan hal yang ilegal bagi orang-orang yang memiliki koneksi dekat dengan politisi (orang-orang yang terkenal atas karirnya di bidang politik) untuk mengambil manfaat dari alokasi sumber daya alam. Hal ini bisa memunculkan peluang baru untuk memberikan tekanan. Misalnya, beberapa bank atau dana investasi akan melepas investasi atau menangguhkan hubungan mereka dengan perusahaan-perusahaan yang terekspos melakukan tindakan pelanggaran hukum, yang pada akhirnya bisa memberikan tekanan bagi mereka untuk melakukan perubahan [lihat Studi Kasus 2].

Pemeriksaan online terhadap latar belakang bisa membantu mengungkap afiliasi politik, kepentingan-kepentingan bisnis lainnya, korupsi atau kegiatan kriminal di masa lampau, pelanggaran hak asasi atau lingkungan yang terhubung dengan suatu konsesi atau pabrik pemotongan kayu. Hal ini memberikan konteks yang berharga bagi suatu investigasi. Misalnya, jika ada keterlibatan kepentingan politik yang besar, hal ini bisa membantu menjelaskan mengapa para pelaku penebangan liar memiliki kekebalan saat beroperasi. Hal ini juga membantu mengidentifikasi kemungkinan resiko-resiko yang akan dihadapi selama kunjungan lapangan.