4. Memahami rantai pasokan

Mengidentifikasi dan melacak kayu ilegal hingga ke pasar membutuhkan pemeriksaan terhadap serangkaian dataset dan sumber informasi yang berbeda-beda di beberapa titik yang berbeda di sepanjang rantai pasok. Tidak ada satu pendekatan khusus yang bisa digunakan di semua kasus dalam investigasi perdagangan kayu, namun cenderung berupa rangkaian beberapa pedoman dan pendekatan yang berbeda-beda yang bisa diterapkan, dengan berbagai tingkat efektivitas yang berlainan pada kasus-kasus yang berbeda-beda.

Untuk memahami kedua jenis tindakan pelanggaran hukum dan sarana yang digunakan untuk mengidentifikasinya, rantai pasok bisa dibagi menjadi tiga tahapan umum:

Tahap 1: Pemanenan kayu

Tahap 2: Pengangkutan, pemrosesan dan perdagangan kayu, yang mencakup perdagangan sejak saat pemanenan hingga diekspor.

Tahap 3: Konsumen (pasar) akhir.

Investigasi bisa mulai dilakukan pada tahap manapun di sepanjang rantai pasok. Titik awal investigasi yang dipilih tergantung pada perpaduan dari kapasitas lembaga yang melaksanakan investigasi tersebut, lokasinya dan bukti awal yang tersedia. Misalnya, LSM yang berbasis di Inggris bisa melakukan penelusuran mundur pada suatu rantai pasok dari suatu produk yang berisiko tinggi yang dijual di dalam wilayah Inggris. Suatu LSM yang berbasis di kota-pelabuhan di Indonesia bisa berusaha untuk melakukan penelusuran suatu rantai pasok baik dengan cara mundur ke poin awal atau maju ke arah pasar. Sebagaimana telah dijelaskan pada Bab 1, suatu investigasi sudah bermanfaat meskipun belum mencakup keseluruhan rantai pasok. Bahkan, ia tidak perlu mengidentifikasi dimana kayu tersebut dipanen atau menunjukkan bahwa kayu tersebut dipanen secara ilegal, jika ia bisa menunjukkan bahwa kayu tersebut diproses atau diperdagangkan dengan melanggar hukum.

Bab yang berikutnya akan memberikan suatu gambaran umum mengenai jenis-jenis tindakan yang melanggar hukum yang dapat terjadi di berbagai titik yang berbeda dalam rantai pasok, metode-metode yang dapat digunakan untuk mengidentifikasinya, dan cara-cara untuk menelusuri dari panen sampai ke pasar.