10. Pertemuan samaran untuk membongkar korupsi

Pada tahun 2004, LSM EIA dan Telapak Indonesia membongkar perdagangan ilegal senilai mencapai satu milyar dolar yang terdiri atas kayu-kayu Merbau dari Papua di Indonesia, termasuk melacak rantai pasok ke Cina dan AS.[1]

Kayu-kayu tersebut dipanen secara ilegal dan diekspor yang merupakan pelanggaran terhadap pelarangan ekspor kayu gelondongan di negara tersebut, dan diproses menjadi bahan lantai bernilai tinggi di Cina. Sindikat-sindikat multinasional yang rumit yang melibatkan para pejabat pemerintah Indonesia dan pedagang perantara di Singapura dan Hong Kong digunakan untuk menyeludupkan kayu-kayu gelondongan keluar dari negara tersebut dan menyamarkan daerah asalnya sesampainya Cina.

EIA melakukan investigasi lapangan untuk mendokumentasikan tindakan pelanggaran hukum yang di lakukan di negara sumber pasokan, melalui observasi lapangan dan beberapa wawancara dengan komunitas yang terdampak. Skala, modus operandi dan identitas individu-individu utama yang terlibat dalam peyeludupan kayu-kayu gelondongan dari Indonesia ke Cina terutama dibongkar melalui rapat-rapat rahasia dengan para pedagang kayu di Jakarta, Singapura dan Hong Kong, yang teridentifikasi dengan cara menjaring di perkumpulan perdagangan online. Hal ini didukung dengan membandingkan data perdagangan Indonesia, Malaysia dan Cina, dan penelitian mendalam terhadap penyitaan terhadap kapal-kapal penyelundup kayu gelondongan yang dilakukan otoritas pemerintah Indonesia. Hubungan terhadap rantai pasok ke AS ditemukan melalui kunjungan-kunjungan samaran ke pabrik-pabrik Cina dan analisa catatan pengiriman ke AS.

Laporan tersebut menyebabkan pemerintah Indonesia meluncurkan pemberantasan yang belum pernah dilakukan sebelumnya terhadap penebangan liar di Papua, dengan mengutus 1.500 orang satuan tugas dan menyita lebih dari 400.000 kubik meter kayu. Harga Merbau di Cina berlipat ganda dalam waktu beberapa bulan ketika pasokan ilegal telah mengering. [2]

[1] EIA/Telepak Indonesia, ‘The Last Frontier: Illegal Logging in Papua and China’s Massive Timber Theft’, February 2005, http://www.eia-international.org/wp-content/uploads/The-Last-Frontier.pdf

[2] EIA/Telapak Indonesia, ‘Rogue Traders: The Murky Business of Merbau Timber Smuggling in Indonesia’, August 2010, http://eia-global.org/images/uploads/Rouge_Traders.pdf